Langsung ke konten utama

FKM (Forum Komunikasi Mahasiswa) BPI/ BKI se-Indonesia

“Satu Hati Jalin Komunikasi”, itulah tema besar yang diusung dalam kongres ke-III FKM (Forum Komunikasi Mahasiswa) BPI/ BKI se-Indonesia di Bandung pada tanggal 5-6 Januari 2012 lalu. Setelah sempat beberapa tahun mengalami kefakuman, hingga akhirnya pada 15-17 Juni 2011 Semarang In Formal Meeting menjadi mediasi silaturrahmi FKM BPI/ BKI  tepatnya di IAIN Wali Sangga. 

Sebanyak 39 mahasiswa BPI/ BKI dari PTAIN se-Indonesia yang hadir dalam kongres ke III FKM (Forum Komunikasi Mahasiswa) BPI/ BKI se-Indonesia antara lain: UIN Sunan Gunung Jati (Bandung), UIN Syarif Hidayatullah (jakarta), UIN Sunan Kalijaga (Yogyakarta), IAIN Wali Sangga (Semarang), IAIN Sunan Ampel (Surabaya), IAIN Sultan Maulana Hasanuddin (Banten), IAIN Raden Fatah (Palembang), IAIN Surakarta, IAIN Antasari (Banjarmasin), IAIN Raden Intan (Lampung), STAIN Purwokerto, STAIN Kudus, dan Universitas Al-Azhar Indonesia  menghasilkan beberapa poin penting yakni:

Terpilihnya kepengurusan FKM BPI/ BKI se-Indonesia periode 2012-2014

  1. Ketua Umum   : Siswo Ari Wibowo (IAIN Wali Sangga, Semarang)
  2. Sekertaris Jendral         : M. Ulil Arham (UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta)
  3. Bendahara                   : Subhan (STAIN Kudus)
  4. Rapat kerja Nasional (RAKERNAS) ke- III FKM BPI/ BKI se-Indonesia akan dilaksanakan pada bulan April 2012 di Yogyakarta
  5. Adapun rekomendasi yang dihasilkan guna membangun jurusan/ Prodi BPI/ BKI se-Indonesia adalah sebagai berikut:

Rekomendasi Internal
  1. Mempertegas dan merumuskan kembali konsep FKM BPI/ BKI se-Indonesia sebagai basis konseling Islam
  2. Bersama-sama coordinator pengurus pusat  (KPP) dan coordinator pengurus wilayah (KPW) merumuskan pola sinergi dan pembagian kerja wilayah organisasi
  3. Membangun dan menguatkan lembaga kemahasiswaann jurusan/ prodi BPI/ BKI se-Indonesia yang sudah ada
  4. Meningkatkan administrasi, menegemen dan konsolidasi organisasi
  5. Melakukan pendataan kembali Jurusan/ Prodi BPI/ BKI se-Indonesia
  6. Meningkatkan kinerja dan komitmen pengurus serta anggota

Rekomendasi eksternal
  1. Mengembangkan keilmuan akademik bagi semua jurusan/ Prodi BPI/ BKI se-Indonesia
  2. Pentingnya penyediaan sarana dan prasarana guna meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mahasiswa
  3. Program kerja lembaga kemahasiswaan harus sesuai dengan visi dan misi jurusan/ Prodi
  4. Melakukan advokasi kepada pihak-pihak yang terkait untuk segera membentuk suatu wadah bagi konselor  MuslimIndonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ke- PMII-an latar belakang

Ke- PMII-an A.     LATAR BELAKANG Lahirnya Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melalui musyawarah mahasiswa nahdlatul ulama’ di Surabaya pada tanggal 17 april 1960 (21 syawal 1397) sesungguhnya adalah puncak dari upaya yang pernah dilakukan sejak lama sebelum itu, untuk mambentuk wajah yang lebih besar sebagai tempat mahasiswa-mahasiswa NUmengaktualisasikan peramnnya. Perkembangan PMIIbegitu pesat diberbagai daerah di Indonesia sebagai underbow partai NU dikancah politik praktis. Hingga organisasi ini menyatakan independen yang tidak terikat dalam sikap dan tindakannya kepada siapapun dan hanya komit dengan perjuangan organisasi dan cita-cita perjuangan nasional yang berlandaskan pancasila. Pernyataan ini dideklarasikan paada tanggal 14 juli 1972 dan dikenal dengan Deklarasi Munarjati yang merupakan manivestasi kesadaran PMII yamg meyakini sepenuhnya terhadap tuntutan keterbukaan sikap, kebebasan berfikir dan pembangunan kreatifitas yang dijiwai oleh nilai-...

sejarah pmii kudus

Sejarah singkat dan narasi awal pendirian :     PMII merupakan organisasi pengkaderan kaum muda nahdliyin yang ada di dunia perkuliahan atau kampus maka berdirinya pun juga berangkat dari awal berdiriya kampus di kota kudus. Pada  tahun 1963 STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) dan APP (Akademi Pimpinan Perusahaan) mulai didirikan di kudus dengan dukungan Bupati Kudus yang berasal dari kader NU yang bernama Soenarto Noto Widodo. PMII Cabang Kudus berdiri diasumsikan pada tanggal 17 April 1963 yang pada waktu itu disponsori oleh : 1.        Drs. H. Ahmad Toha (Keturunan Belanda) 2.        Prof. Dr. Mghfur Ustman, MA 3.        H. Hadziq Siroj 4.        K. H. Chamdun A.Syakur, BA 5.        Chambali 6.        Drs. H. Malichan 7.        H. Luthfi...